Banyak Negara Gagal Bayar Utang, China Rombak Strategi Pemberian Pinjaman

Selasa, 07 November 2023 - 14:07 WIB
Hubungan diplomatik Xi, yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, dan ketegangan geopolitik dengan Barat telah menambah konflik berkontribusi pada berkurangnya minat Eropa terhadap program Belt and Road.

Baca Juga: Militer Israel Klaim Belah Gaza Jadi Dua, Komunikasi Padam Total

Masalah-masalah tersebut ditambah dengan perlambatan ekonomi di dalam negeri mungkin memaksa China untuk memikirkan kembali pendekatan pemberian pinjaman karena China berusaha untuk mempertahankan pengaruh finansialnya di negara-negara berkembang.

"China tidak akan berdiam diri dan melihat inisiatif infrastruktur global andalannya jatuh dan terbakar. Itu tidak akan terjadi," kata Brad Parks, direktur eksekutif AidData dan penulis utama laporan ini, dikutip dari The Japan Times, Selasa (7/11/2023).

"Beijing secara efektif sedang dalam misi penyelamatan. Mereka sedang memindai portofolio global dan melakukan pemadaman kebakaran dalam menanggapi krisis."
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!