Begini Strategi Prakerja Kembangkan Bisnis UMKM
Selasa, 12 Desember 2023 - 20:36 WIB
Menurutnya, UMKM Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) pada 2021 mencatat setidaknya terdapat 64,2 juta unit UMKM di Indonesia.
Angka tersebut berperan dalam penyerapan sebanyak 117 juta tenaga kerja, atau sebanyak 97% tenaga kerja Indonesia di dunia usaha. Besarnya angka tersebut turut mencatatkan peran UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) hingga sebesar 61,1%.
Pada Juni 2023 lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sebanyak 22,68 juta unit UMKM berhasil melakukan onboarding ke ekosistem digital. Jika dihitung secara kasar, artinya baru sekitar sepertiga dari jumlah UMKM di Indonesia yang memasuki ekosistem digital.
Melihat potensi tersebut, Prakerja berupaya ikut andil untuk mendampingi UMKM Indonesia memasuki ekosistem digital melalui pilot project Kumpul Jasa.
"Kumpul Jasa Jember berusaha mempertemukan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan apa yang bisa di-support oleh Prakerja. Kita jodohkan para alumni dengan keahlian tertentu, kepada UMKM yang juga membutuhkan layanan tertentu," kata Lydia.
Tidak hanya membantu proses digitalisasi, melalui Kumpul Jasa Jember, UMKM juga akan didampingi untuk mendapatkan asistensi yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Pendampingannya pun tidak dilakukan secara asal, karena para alumni terlebih dahulu mendapatkan mentoring dari delapan lembaga pelatihan Prakerja.
Angka tersebut berperan dalam penyerapan sebanyak 117 juta tenaga kerja, atau sebanyak 97% tenaga kerja Indonesia di dunia usaha. Besarnya angka tersebut turut mencatatkan peran UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) hingga sebesar 61,1%.
Pada Juni 2023 lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan sebanyak 22,68 juta unit UMKM berhasil melakukan onboarding ke ekosistem digital. Jika dihitung secara kasar, artinya baru sekitar sepertiga dari jumlah UMKM di Indonesia yang memasuki ekosistem digital.
Melihat potensi tersebut, Prakerja berupaya ikut andil untuk mendampingi UMKM Indonesia memasuki ekosistem digital melalui pilot project Kumpul Jasa.
"Kumpul Jasa Jember berusaha mempertemukan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan apa yang bisa di-support oleh Prakerja. Kita jodohkan para alumni dengan keahlian tertentu, kepada UMKM yang juga membutuhkan layanan tertentu," kata Lydia.
Tidak hanya membantu proses digitalisasi, melalui Kumpul Jasa Jember, UMKM juga akan didampingi untuk mendapatkan asistensi yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Pendampingannya pun tidak dilakukan secara asal, karena para alumni terlebih dahulu mendapatkan mentoring dari delapan lembaga pelatihan Prakerja.
Lihat Juga :