Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing, TKDV Tiap Daerah Tak Harus Sama
Selasa, 26 Desember 2023 - 12:22 WIB
Baca Juga: Komitmen Menciptakan SDM Unggul lewat Program Magang Kerja
Ketiga kolaborasi kerjasama dan sinergitas dengan dunia usaha dan dunia industri dapat terjalin dengan erat dan berkesinambungan dalam menanggulangi masalah pengangguran sebagai akibat miss link and miss match serta peningkatan SDM masyarakat.
Keempat anggaran perlu disiapkan secara memadai. Dirjen Bangda Kemendagri telah membuat kode khusus penganggaran program Vokasi. Manfaatkan itu untuk kepentingan dalam mensejahterakan masyarakat.
Kelima TKNV akan melakukan monev dan melihat efektivitas, efisiensi, dan kualitas capaian sasaran program disetiap TKDV serta akan mengadakan award anugerah vokasi bagi daerah yang berhasil menjalankan revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.
"Terdapat empat indikator evaluasi yang akan dilakukan oleh TKNV dalam melihat kinerja TKDV yaitu mulai dari perencanaan (adanya SIPK), pelaksanaan (program nyata), monev (adanya evaluasi program) dan dampak (pengurangan pengangguran by name by adress) dan pertumbuhan ekonomi)," sambungnya.
“Pelaksanaan TKDV dalam pemetaan awal paling sedikit meliputi, program dan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi yang sudah ada (existing), potensi daerah (industri kritikal dan kebutuhan tenaga kerja) dan perencanaan tenaga kerja (perencanaan kebutuhan tenaga kerja, karakteristik angkatan kerja),“ ujar Deputi Warsito.
Ketiga kolaborasi kerjasama dan sinergitas dengan dunia usaha dan dunia industri dapat terjalin dengan erat dan berkesinambungan dalam menanggulangi masalah pengangguran sebagai akibat miss link and miss match serta peningkatan SDM masyarakat.
Keempat anggaran perlu disiapkan secara memadai. Dirjen Bangda Kemendagri telah membuat kode khusus penganggaran program Vokasi. Manfaatkan itu untuk kepentingan dalam mensejahterakan masyarakat.
Kelima TKNV akan melakukan monev dan melihat efektivitas, efisiensi, dan kualitas capaian sasaran program disetiap TKDV serta akan mengadakan award anugerah vokasi bagi daerah yang berhasil menjalankan revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi.
"Terdapat empat indikator evaluasi yang akan dilakukan oleh TKNV dalam melihat kinerja TKDV yaitu mulai dari perencanaan (adanya SIPK), pelaksanaan (program nyata), monev (adanya evaluasi program) dan dampak (pengurangan pengangguran by name by adress) dan pertumbuhan ekonomi)," sambungnya.
“Pelaksanaan TKDV dalam pemetaan awal paling sedikit meliputi, program dan lembaga pendidikan dan pelatihan vokasi yang sudah ada (existing), potensi daerah (industri kritikal dan kebutuhan tenaga kerja) dan perencanaan tenaga kerja (perencanaan kebutuhan tenaga kerja, karakteristik angkatan kerja),“ ujar Deputi Warsito.
Lihat Juga :