Kisah Sukses Osid Membangun Usaha Tahu, Bisnis Melesat dengan Pinjaman Kupedes BRI
Selasa, 12 Maret 2024 - 23:18 WIB
Dimulai dengan ketekunan dan kerja keras, Osid Rosid (57) yang memanfaatkan fasilitas permodalan dari BRI, mampu membuat usaha tahu miliknya melejit. Foto/Dok
JAKARTA - Dimulai dengan ketekunan dan kerja keras, Osid Rosid (57) yang memanfaatkan fasilitas permodalan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI , mampu membuat usaha tahu miliknya melejit. Berawal dari mengayuh sepeda untuk menjajakan tahu produksinya dari rumah ke rumah, kini Osid telah mempunyai pabrik sendiri.
"Saya awalnya berjualan dengan sepeda. Saat itu hanya memproduksi 10 kilogram saja dalam satu hari," kata Osid Rosid saat ditemui SINDOnews.com, belum lama ini.
Baca Juga: Kupedes BRI Tumbuh Pesat, Pelaku Usaha Mikro Indonesia Terus Berkembang
Mengawali pada 1982, untuk terjun sebagai perajin tahu setelah beberapa tahun menjadi karyawan. Tanpa kenal lelah, Osid terus mengayuh sepedanya saat merintis, karena meyakini usahanya akan berkembang.
Kini kerja keras Osid menuai hasil manis karena dia sudah memiliki 6 karyawan dan mampu memproduksi dua kuintal tahu per harinya. Sempat berpindah-pindah lokasi, Osid Rosid sejak 2003 memutuskan menetap di Cipayung, Jakarta Timur untuk menjalankan usahanya.
"Awalnya di Utan Kayu, lalu pindah ke Pejaten dan kini di Cipayung. Memutuskan di Cipayung karena menekan biaya operasional. Sebab, biaya sewa tempat lebih murah di sana," katanya.
"Saya awalnya berjualan dengan sepeda. Saat itu hanya memproduksi 10 kilogram saja dalam satu hari," kata Osid Rosid saat ditemui SINDOnews.com, belum lama ini.
Baca Juga: Kupedes BRI Tumbuh Pesat, Pelaku Usaha Mikro Indonesia Terus Berkembang
Mengawali pada 1982, untuk terjun sebagai perajin tahu setelah beberapa tahun menjadi karyawan. Tanpa kenal lelah, Osid terus mengayuh sepedanya saat merintis, karena meyakini usahanya akan berkembang.
Kini kerja keras Osid menuai hasil manis karena dia sudah memiliki 6 karyawan dan mampu memproduksi dua kuintal tahu per harinya. Sempat berpindah-pindah lokasi, Osid Rosid sejak 2003 memutuskan menetap di Cipayung, Jakarta Timur untuk menjalankan usahanya.
"Awalnya di Utan Kayu, lalu pindah ke Pejaten dan kini di Cipayung. Memutuskan di Cipayung karena menekan biaya operasional. Sebab, biaya sewa tempat lebih murah di sana," katanya.
Lihat Juga :