Masuk Panen Raya, Tekanan Inflasi Beras Melemah di Maret 2024

Senin, 01 April 2024 - 12:38 WIB
Namun, BPS juga mencatat secara bertahap terlihat inflasi mulai mereda, meski sempat kembali naik cukup tinggi di bulan Februari 2024 sebelum panen raya. "Pada Maret 2024 tekanan inflasi beras terlihat mulai melemah seiring dengan dimulainya panen raya, artinya terjadi peningkatan produksi beras di domestik," ujarnya.

Baca Juga: Modal Pilih PTN dan Prodi, Cek Jumlah Kuota Mahasiswa Baru pada SNBT 2024

Sebagai informasi, inflasi Maret 2024 secara bulan ke bulan sebesar 0,52% terhadap Februari 2024 atau terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,58 pada Februari 2024 menjadi 106,13 pada Maret 2024. Sementara itu secara year on year (yoy) terjadi inflasi sebesar 3,05%.

Adapun kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar pada Maret 2024 adalah makanan, minuman, dan tembakau dengan laju inflasi sebesar 1,42% dan memberikan andil inflasi sebesar 0,41%.

Sementara, komoditas penyumbang utama inflasi ini adalah telur ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,09%, daging ayam ras dengan andil inflasi sebesar 0,09%, beras dengan andil inflasi sebesar 0,09%, cabai rawit dengan andil inflasi 0,02%, serta bawang putih dengan andil inflasi sebesar 0,02%.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!