China Terus Menumpuk Cadangan Emasnya, Pembelian di April Sedikit Menyusut

Minggu, 12 Mei 2024 - 10:50 WIB
Sementara itu Bank-bank sentral cenderung menjadi pembeli strategis jangka panjang. Goldman Sachs Group Inc. menerangkan, pembelian emas batangan oleh lembaga-lembaga di pasar negara berkembang terus meningkat.

"Bank sentral pasar berkembang mendorong demam emas," tulis peneliti Goldman dalam sebuah catatan.

Kepemilikan emas masih hanya 6% dari cadangan di bank sentral negara berkembang, semua itu baru setengah dari tingkat di pasar negara maju.

Harga Emas juga telah didukung oleh meningkatnya permintaan dari investor Asia, terutama di China, di mana adanya peningkayan usai dipertajam karena ekonomi negaranya berkinerja buruk dan pasar yang loyo. Risiko geopolitik yang meningkat di tengah konflik Ukraina dan Timur Tengah juga telah mendukung pembelian aset safe haven.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!