Perputaran Ekonomi World Water Forum di Bali Diperkirakan Tembus Rp1,5 Triliun

Kamis, 23 Mei 2024 - 18:55 WIB
World Water Forum ke-10 yang masih berlangsung hingga 25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali, memberikan dampak yang besar terhadap pergerakan ekonomi di Bali. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf ) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, World Water Forum ke-10 yang masih berlangsung hingga 25 Mei 2024 di Nusa Dua, Bali, memberikan dampak yang besar terhadap pergerakan ekonomi di Bali. Sandiaga Uno mengatakan, hingga Kamis (23/5) tercatat sebanyak 50 ribu wisatawan datang ke Bali untuk World Water Forum ke-10.

"Dari jumlah spending per delegasi yang mengacu event sejenis itu sekitar Rp34 juta. Oleh karena itu, kita bisa memprediksi lebih dari setengah triliun rupiah atau Rp500 miliar belanja langsung bagi ekonomi Bali dan Indonesia dengan World Water Forum ini," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Kamis (23/5/2024).



Baca Juga: Indonesia Dorong Pembentukan Global Water Fund di World Water Forum ke-10

Namun, ditambahkan Menparekraf, dalam perhitungan ke depan nantinya bukan tidak mungkin perputaran ekonomi secara keseluruhan akan mencapai angka Rp1,5 triliun, "Mengingat delegasi kemungkinan tidak datang sendirian, serta masih ada perputaran ekonomi yang dapat dilihat tidak hanya dari spending delegasi saja," ujar Sandiaga.

Baca Juga: Kemenparekraf: World Water Forum ke-10 Jadi Peluang Tingkatkan Investasi

Sandiaga menjelaskan, Kemenparekraf sedang melakukan survei terhitung dari 17 hingga 25 Mei 2025 terhadap stakeholder, pengunjung, dan delegasi untuk menghitung dampak penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Bali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!