Garuda Metalindo Bidik Penjualan Rp1,7 T dari Kendaraan Listrik

Jum'at, 31 Mei 2024 - 17:54 WIB
Sepanjang 2023, nilai ekspor BOLT menembus Rp69 miliar, naik 7,6% year-on-year (yoy) dibandingkan tahun 2022. Dalam industri EV, Anthony mengakui Indonesia memiliki peluang besar dalam ekosistem motor dan mobil listrik, meskipun volume pembelian dinilai masih cenderung rendah.

Baca Juga: Emiten Sandiaga Uno Saratoga Tebar Dividen Rp298 M Meski Rugi Rp10 T

Namun beberapa produsen EV, terangnya, sudah menjadi kustomer BOLT, mulai dari Alfa, Seeds, hingga Electrum, sehingga berpeluang memacu topline perseroan apabila diiringi pertumbuhan penjualan EV.

Dari sisi penjualan, permintaan komponen EV juga masih rendah jika dibandingkan total penjualan komponen otomotif kendaraan konvensional.

“Namun kami lihat pertumbuhannya ke depan lebih established ya, kalau kami bilang nih contoh mobil-mobil EV baru yang masuk, seperti BYD,” paparnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!