Dolar Kian Terpuruk, Cadangan Devisa AS di Dunia Turun Nyaris 60%
Minggu, 11 Agustus 2024 - 08:26 WIB
"Euro kini telah turun menjadi 19%, dari 28% di 2008. Sementara itu, Yuan telah meningkat menjadi 3%, pertumbuhan tiga kali lipat sejak 2016," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dilansir dari WatcherGuru, Minggu (11/8/2024).
Baca Juga: Rumah Bos Hamas Yahya Sinwar Dibom Israel, Dia Lalu Muncul dan Duduk di Sofa Rumahnya
BRICS terus mempromosikan penggunaan mata uang lokal untuk transaksi lintas batas sehingga menambah tekanan pada dolar AS. Jika tren dedolarisasi terus berlanjut, cadangan global dalam USD diproyeksikan turun di bawah 50% dalam beberapa dekade mendatang. Perkembangan ini dapat membunyikan lonceng peringatan pada ekonomi AS yang mengarah pada bencana keuangan dan kejatuhan pasar saham.
Baca Juga: Rumah Bos Hamas Yahya Sinwar Dibom Israel, Dia Lalu Muncul dan Duduk di Sofa Rumahnya
BRICS terus mempromosikan penggunaan mata uang lokal untuk transaksi lintas batas sehingga menambah tekanan pada dolar AS. Jika tren dedolarisasi terus berlanjut, cadangan global dalam USD diproyeksikan turun di bawah 50% dalam beberapa dekade mendatang. Perkembangan ini dapat membunyikan lonceng peringatan pada ekonomi AS yang mengarah pada bencana keuangan dan kejatuhan pasar saham.
(nng)
Lihat Juga :