Sanksi Barat Bikin Aset Rp693 Triliun Milik Perusahaan Rusia Tertahan di Luar Negeri
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 07:43 WIB
Masalah Pembayaran
"Masalah pembayaran lintas batas pada tahun 2024 telah menjadi tantangan utama bagi bisnis Rusia," kata Alexander Potavin, analis dari Finam di Moskow seperti dikutip dari Bloomberg."Dalam sebagian besar kasus, bisnis menghadapi penundaan yang signifikan dalam melakukan pembayaran. Sekarang rata-rata sekitar 10-16 hari," sambungnua.
Potavin mengatakan, Bank of Russia "saat ini mendorong penggunaan mata uang kripto" untuk menghindari sanksi Barat dan memfasilitasi transfer mata uang ke luar negeri.
Masalah pembayaran menjadi salah satu agenda utama saat Putin baru-baru ini bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Meskipun Rusia telah membuat proposal untuk mengembangkan metode pembayaran alternatif, hal ini akan membutuhkan waktu untuk dapat berjalan.
(akr)
Lihat Juga :