Menilik PLTA Bengkok, Pembangkit Listrik Manual Berusia Satu Abad
Selasa, 03 September 2024 - 22:46 WIB
"Kalau di PLTA tuh di sini kita putarannya rendah, hanya 750 RPM, temperaturnya dingin. Otomatis untuk biaya operasi lebih murah. Kalau di sini mungkin sekitar Rp200-300 per kWh untuk kita biaya produksi," jelas Doni.
Baca Juga : Co-Firing PLTU Bengkayang, PLN EPI Manfaatkan Limbah Serbuk Gergaji
Dengan langkah-langkah tersebut, PLTA Bengkok mampu tetap prima meski telah lebih dari 100 tahun beroperasi.
“Kami berkomitmen untuk menjaga PLTA Bengkok terus eksis menjadi pembangkit energi hijau yang berkelanjutan. Ini menjadi bagian dari sejarah panjang pemanfaatan energi ramah lingkungan di Indonesia,” kata Doni.
Baca Juga : Co-Firing PLTU Bengkayang, PLN EPI Manfaatkan Limbah Serbuk Gergaji
Dengan langkah-langkah tersebut, PLTA Bengkok mampu tetap prima meski telah lebih dari 100 tahun beroperasi.
“Kami berkomitmen untuk menjaga PLTA Bengkok terus eksis menjadi pembangkit energi hijau yang berkelanjutan. Ini menjadi bagian dari sejarah panjang pemanfaatan energi ramah lingkungan di Indonesia,” kata Doni.
(fch)
Lihat Juga :