3 Efek Jika Iran Gabung BRICS, Koalisi Anti Barat Semakin Menguat?

Selasa, 17 September 2024 - 12:51 WIB
Sedangkan dari sudut pandang ekonomi, Iran juga akan memperluas hubungan dagangnya dengan negara-negara anggota BRICS. Potensi ini akan sangat menguntungkan jika pemerintah Iran dapat menjual minyak sesuai dengan volume yang diinginkan.

3. Ciptakan Koalisi Anti Barat

Seperti yang diketahui jika Iran telah bermusuhan dengan Barat cukup lama, dan bahkan menjadi negara yang memusuhi Amerika Serikat. Bergabungnya Teheran bersama BRICS tentunya akan membuat suatu koalisi besar di luar Timur Tengah yang belum pernah dijangkau Iran sebelumnya.

Meski di dalam BRICS terdapat India dan Brazil yang masih pro-Barat, motor penggerak organisasi tersebut yakni China dan Rusia adalah dua negara yang dikenal paling anti-Barat.

Baca Juga : Tenggelamkan Dolar, Bank-bank China dan Rusia Kompak Bangun Sistem Anti-Barat

Terlebih, BRICS selama beberapa tahun belakangan ini tengah menyerukan upaya dedolarisasi untuk melemahkan dolar AS. Ini tentunya akan jadi ancaman serius bagi AS.

Meski begitu AS hingga saat ini masih acuh terhadap apa yang mereka rencanakan dan perbuat. Atas bergabungnya Iran dengan BRICS, AS hanya menegaskan kembali keyakinannya bahwa negara mana pun dapat memilih mitra dan kelompok yang ingin mereka ajak berasosiasi.
(fch)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!