AS Beri Ukraina Dana Sebesar Rp121 Triliun untuk Lawan Rusia

Jum'at, 27 September 2024 - 13:02 WIB
Gedung Putih berharap Kongres AS akan mengizinkan penggunaan dana PDA di kemudian hari. Namun, undang-undang yang disahkan pada hari Rabu tidak memuat klausul tersebut, yang dilaporkan menyusul penolakan dari Partai Republik yang skeptis terhadap pendanaan berkelanjutan untuk Kiev.

Biden mengumumkan keputusan mengenai bantuan militer selama pertemuan dengan pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky, yang berada di AS untuk mempromosikan 'rencana kemenangannya' dalam konflik dengan Rusia.

Zelensky mengatakan bahwa ia ingin presiden AS menjadi orang pertama yang melihat usulan tersebut karena sangat bergantung pada bantuan Amerika. Menurut Wall Street Journal, pejabat AS telah meninjau rencana tersebut tetapi menganggapnya tidak mengesankan.

Presiden AS mengatakan Kiev akan menerima sistem Patriot permukaan-ke-udara tambahan, lebih banyak amunisi dan pesawat nirawak, serta kemampuan baru, AGM-154 Joint Standoff Weapon (JSOW). Bom luncur tersebut memiliki jangkauan hingga 130 km saat dijatuhkan dari pesawat yang terbang tinggi.

Beberapa pendukung Kiev mengkritik penarikan dana pada menit-menit terakhir oleh Biden. Senator Roger Wicker, seorang Republikan dari Missouri, mengklaim bahwa "merupakan hal yang biasa bagi pemerintahan ini untuk menunggu hingga saat terakhir untuk mengumumkan penggunaan penuh PDA." Katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!