3 Cara BRICS Lengserkan Dolar AS, Salah Satunya Galang Kekuatan Anti-Barat

Selasa, 08 Oktober 2024 - 11:30 WIB
Mata uang BRICS yang potensial akan memungkinkan negara-negara ini untuk menegaskan kemandirian ekonomi mereka sambil bersaing dengan sistem keuangan internasional yang ada. Sistem saat ini didominasi oleh dolar AS , yang mencakup sekitar 90 persen dari semua perdagangan mata uang. Namun, negara-negara pendiri BRICS masih jauh dari memenuhi kriteria ini. Brasil menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan politik, dan mata uangnya telah didevaluasi beberapa kali selama beberapa dekade terakhir dalam konteks deindustrialisasi.

3. Menciptakan Bank Pembangunan Baru

Tidak hanya berencana menciptakan mata uang baru, BRICS juga memberi amanat khusus ke Bank Pembangunan Baru (NDB).

Menteri Keuangan Afsel, Enoch Godongwana mengatakan NDB akan meningkatkan penggalangan dana dan pinjaman mata uang lokal, untuk mengurangi resiko dampak fluktuasi valuta asing kepada langkah dedolarisasi.

Proyek keuangan ini telah didirikan sejak tahun 2015 silam, ambisi NDB adalah melayani negara-negara berkembang. Meski begitu, sampai saat ini, NDB hanya memberikan pinjaman di negara-negara anggota. Meningkatkan penggalangan dana mata uang lokal dapat membantu NDB mengurangi ketergantungannya pada pasar modal AS.

Itulah beberapa strategi BRICS untuk menggeser dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. Jika langkah di atas sukses sudah dapat dipastikan akan ada perubahan sistem ekonomi dunia yang kemungkinan terbagi ke dua belah pihak.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!