Prediksi 3 Efek BRICS yang Akan Dirasakan Amerika dan The Fed
Jum'at, 18 Oktober 2024 - 13:52 WIB
Selama beberapa dekade, dolar AS telah menikmati dominasi yang tak tertandingi sebagai mata uang cadangan terkemuka di dunia. Menurut Federal Reserve AS, antara tahun 1999 dan 2019, dolar digunakan dalam 96 persen penagihan perdagangan internasional di Amerika, 74 persen di kawasan Asia-Pasifik, dan 79 persen di seluruh dunia.
Dampak potensial mata uang BRICS baru terhadap dolar AS masih belum pasti, dengan para ahli memperdebatkan potensinya untuk menentang dominasi dolar.
Namun, jika mata uang BRICS baru tersebut stabil terhadap dolar, hal itu dapat melemahkan kekuatan sanksi AS, yang menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam nilai dolar.
2. Krisis Ekonomi bagi AS
Penurunan nilai mata uang dolar AS ini kemungkinan besar akan dapat menyebabkan krisis ekonomi yang memengaruhi rumah tangga Amerika. Selain itu, mata uang baru BRICS ini dapat mempercepat tren menuju dedolarisasi.
Meskipun tidak jelas apakah mata uang BRICS yang baru akan menginspirasi terciptanya alternatif dolar AS lainnya, kemungkinan untuk menentang dominasi dolar sebagai mata uang cadangan tetap ada.
Karena negara-negara terus mendiversifikasi kepemilikan cadangan mereka, dolar AS dapat menghadapi persaingan yang semakin ketat dari mata uang negara berkembang, yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan di pasar global.
3. Persaingan Ekonomi Semakin Ketat
Dampak potensial mata uang BRICS baru terhadap dolar AS masih belum pasti, dengan para ahli memperdebatkan potensinya untuk menentang dominasi dolar.
Namun, jika mata uang BRICS baru tersebut stabil terhadap dolar, hal itu dapat melemahkan kekuatan sanksi AS, yang menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam nilai dolar.
2. Krisis Ekonomi bagi AS
Penurunan nilai mata uang dolar AS ini kemungkinan besar akan dapat menyebabkan krisis ekonomi yang memengaruhi rumah tangga Amerika. Selain itu, mata uang baru BRICS ini dapat mempercepat tren menuju dedolarisasi.
Meskipun tidak jelas apakah mata uang BRICS yang baru akan menginspirasi terciptanya alternatif dolar AS lainnya, kemungkinan untuk menentang dominasi dolar sebagai mata uang cadangan tetap ada.
Karena negara-negara terus mendiversifikasi kepemilikan cadangan mereka, dolar AS dapat menghadapi persaingan yang semakin ketat dari mata uang negara berkembang, yang berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan di pasar global.
3. Persaingan Ekonomi Semakin Ketat
Lihat Juga :