Biden Berencana Hapus Setengah Utang Jumbo Ukraina Rp73,8 Triliun
Senin, 25 November 2024 - 07:39 WIB
Pada bulan Oktober, negara-negara G7 merampungkan pinjaman terpisah senilai USD50 miliar untuk Ukraina, didukung oleh keuntungan sekitar USD300 miliar yang diperoleh dari aset Rusia yang saat ini dibekukan di Barat. Terlepas dari tekanan AS untuk menyita aset seluruhnya, Dana Moneter Internasional (IMF) sejauh ini menentang tindakan ini, dengan kekhawatiran hal itu dapat merusak kepercayaan pada sistem keuangan Barat.
Baca Juga: Bayar Utang Ukraina, AS Mendorong Ambil Bunga dari Aset Rusia Rp4.867 T yang Dibekukan
Moskow juga mengecam pembekuan aset sebagai tindakan "pencurian" dan memperingatkan bahwa memanfaatkan dana ini sebagai aksi ilegal dan menjadi preseden berbahaya. Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov berjanji untuk memulai langkah-langkah pembalasan dari apa yang dilakukan Barat.
"Jika negara-negara Barat memutuskan untuk menggunakan aset dan pendapatan kami dari aset (yang dibekukan), pihak Rusia juga akan menerapkan tindakan yang tepat," kata menteri keuangan.
Baca Juga: Bayar Utang Ukraina, AS Mendorong Ambil Bunga dari Aset Rusia Rp4.867 T yang Dibekukan
Moskow juga mengecam pembekuan aset sebagai tindakan "pencurian" dan memperingatkan bahwa memanfaatkan dana ini sebagai aksi ilegal dan menjadi preseden berbahaya. Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov berjanji untuk memulai langkah-langkah pembalasan dari apa yang dilakukan Barat.
"Jika negara-negara Barat memutuskan untuk menggunakan aset dan pendapatan kami dari aset (yang dibekukan), pihak Rusia juga akan menerapkan tindakan yang tepat," kata menteri keuangan.
(akr)
Lihat Juga :