Tanpa Gas dan Minyak Rusia, Harga Energi di Uni Eropa Jadi Selangit

Jum'at, 24 Januari 2025 - 07:27 WIB
Dalam pidatonya di Davos, von der Leyen berpendapat bahwa Uni Eropa dapat mengganti pasokan dari Rusia dengan energi terbarukan dan nuklir. "Kami harus berinvestasi dalam teknologi energi bersih generasi berikutnya, seperti fusi, panas bumi yang ditingkatkan, dan baterai solid-state," kata kepala Komisi Eropa.

Di sisi lain Hongaria dan Slovakia semakin menyerukan Brussels untuk meninjau kebijakan sanksi dan mencari solusi diplomatik untuk konflik di Ukraina. Baca Juga: 3 Alasan Negara-negara Eropa Masih Membutuhkan LNG Rusia

Pada 1 Januari 2025, Ukraina menghentikan transit gas Rusia ke negara-negara Uni Eropa melalui pipa era Soviet, karena Kiev telah memutuskan untuk tidak memperbarui kesepakatan dengan operator gas milik negara Rusia Gazprom. Perdana Menteri Slovakia, Robert Fico mengancam akan menangguhkan bantuan kemanusiaan dan memotong pasokan listrik ke Ukraina kecuali Kiev melanjutkan transit.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!