Trump Kembali Menyerang The Fed usai Tak Ada Perubahan Suku Bunga

Kamis, 30 Januari 2025 - 20:32 WIB
Seperti diketahui The Fed menaikkan biaya pinjaman secara signifikan mulai tahun 2022 dalam upaya untuk menstabilkan harga, yang kemudian naik pada kecepatan yang tidak terlihat dalam beberapa dekade.

Inflasi, sejak itu turun menjadi 2,9% pada Desember, tetapi tetap di atas target bank 2%.

Janji kampanye Trump termasuk seruan untuk suku bunga yang lebih rendah, yang akan menjadi kabar baik bagi peminjam. Namun hal ini telah memicu perdebatan tentang apakah Trump akan menghormati independensi Fed, untuk membuatnya tetap fokus pada kesehatan jangka panjang ekonomi AS dan terisolasi dari politik.

Baca Juga: Bos Bank Sentral AS Sebut Trump Tidak Bisa Memecatnya

Powell mengatakan, kepada wartawan bahwa dia "tidak memiliki kontak" dengan Trump dan bank fokus pada data dalam menetapkan suku bunga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!