Eropa Cari Cara Lepaskan Aset Beku Rusia Rp4.565 Triliun
Minggu, 23 Februari 2025 - 11:02 WIB
Komisi tersebut juga menambahkan bahwa organisasi baru ini akan dibahas pada pertemuan para menteri luar negeri pada hari Senin, 24 Februari. Komisi baru ini akan ditugaskan untuk menilai klaim kerusakan dan menentukan jumlah pasti yang harus dibayarkan. "Tidak akan ada keadilan tanpa kompensasi. Rusia harus bertanggung jawab atas agresinya, dan ia harus membayar," ujar Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen bulan ini.
Baca Juga: Bank Sentral Rusia Tanggapi Soal Kabar Pencabutan Sanksi
Bloomberg menyebutkan, Uni Eropa, negara-negara G7, dan Australia telah membekukan sekitar USD280 miliar aset Bank Sentral Rusia dalam bentuk sekuritas dan uang tunai, terutama melalui lembaga kliring Belgia, Euroclear.
Departemen Keuangan AS memperkirakan bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada individu-individu terkemuka Rusia telah membekukan aset senilai USD58 miliar termasuk rumah, kapal pesiar, dan jet pribadi. Pada akhir Desember, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha meminta para mitra untuk beralih dari pembekuan aset Rusia ke penyitaan. Ia menyatakan bahwa dana-dana tersebut harus digunakan untuk mendukung Ukraina.
Baca Juga: Bank Sentral Rusia Tanggapi Soal Kabar Pencabutan Sanksi
Bloomberg menyebutkan, Uni Eropa, negara-negara G7, dan Australia telah membekukan sekitar USD280 miliar aset Bank Sentral Rusia dalam bentuk sekuritas dan uang tunai, terutama melalui lembaga kliring Belgia, Euroclear.
Departemen Keuangan AS memperkirakan bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada individu-individu terkemuka Rusia telah membekukan aset senilai USD58 miliar termasuk rumah, kapal pesiar, dan jet pribadi. Pada akhir Desember, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha meminta para mitra untuk beralih dari pembekuan aset Rusia ke penyitaan. Ia menyatakan bahwa dana-dana tersebut harus digunakan untuk mendukung Ukraina.
(nng)
Lihat Juga :