Trump Tepis Ancaman Resesi: Ekonomi AS dalam Masa Transisi di Tengah Perang Dagang
Selasa, 11 Maret 2025 - 15:03 WIB
Wall Street mengalami tekanan sejak Trump memicu perang dagang dengan mitra dagang utama AS. Investor khawatir tarif akan menyebabkan, harga-harga menjadi lebih tinggi dan pada akhirnya mengurangi pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia.
Berbicara di NBC pada hari Minggu, Lutnick mengatakan: "Barang-barang asing mungkin menjadi sedikit lebih mahal. Tapi barang-barang Amerika akan menjadi lebih murah".
Ketika ditanya apakah ekonomi AS dapat menghadapi resesi, Lutnick menambahkan: "Sama sekali tidak... Tidak akan ada resesi di Amerika."
Baca Juga: Misi Tersembunyi Trump di Balik Perang Tarif Kanada-AS Diungkap Trudeau
Mantan pejabat Departemen Perdagangan AS, Frank Lavin mengatakan, kepada BBC bahwa dia meramalkan perang dagang tidak mungkin meningkat di luar kendali. Tarif pada akhirnya akan "sedikit memudar" tetapi masih menjadi "beban ekstra pada ekonomi AS," katanya.
Berbicara di NBC pada hari Minggu, Lutnick mengatakan: "Barang-barang asing mungkin menjadi sedikit lebih mahal. Tapi barang-barang Amerika akan menjadi lebih murah".
Ketika ditanya apakah ekonomi AS dapat menghadapi resesi, Lutnick menambahkan: "Sama sekali tidak... Tidak akan ada resesi di Amerika."
Baca Juga: Misi Tersembunyi Trump di Balik Perang Tarif Kanada-AS Diungkap Trudeau
Mantan pejabat Departemen Perdagangan AS, Frank Lavin mengatakan, kepada BBC bahwa dia meramalkan perang dagang tidak mungkin meningkat di luar kendali. Tarif pada akhirnya akan "sedikit memudar" tetapi masih menjadi "beban ekstra pada ekonomi AS," katanya.
(akr)
Lihat Juga :