Beri Sanksi ke Rusia, Uni Eropa Menusuk Sendiri Jantung Ekonominya
Senin, 24 Maret 2025 - 04:41 WIB
Ia memperingatkan, bahwa keputusan semacam itu dapat "memperpanjang perang" dan meningkatkan risiko eskalasi. "Sentimen pro-perang para pemimpin Eropa ini sangat, sangat berbahaya," ungkap Szijjarto memperingatkan.
"Harapan kami yang jelas adalah bahwa mereka tidak boleh menghalangi proses perdamaian ... dengan cara (Presiden AS Donald) Trump dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin bernegosiasi tentang bagaimana membuat kesepakatan dan bagaimana membuat perdamaian di sini," bebernya.
Seperti diketahui Rusia dan AS saat ini sedang menegosiasikan gencatan senjata dalam konflik tersebut. Trump sebelumnya mengindikasikan bahwa sanksi terhadap Rusia mungkin digunakan sebagai pengungkit dalam pembicaraan.
Sementara Putin telah menolak gagasan bahwa sanksi Barat bersifat sementara, dengan mengatakan awal pekan ini bahwa sanksi itu adalah alat untuk menerapkan tekanan "sistemik dan strategis" pada Rusia.
Baca Juga: Inggris dan UE Cari Cara Gembosi Aset Beku Rusia, Nilainya Tembus Rp4.893 Triliun
Moskow telah berulang kali mengecam langkah-langkah itu sebagai tindakan ilegal, tetapi para pejabat negara itu sering mengutarakan bahwa pembatasan pada akhirnya telah meningkatkan industri domestik dan mengurangi ketergantungan pada teknologi Barat.
"Harapan kami yang jelas adalah bahwa mereka tidak boleh menghalangi proses perdamaian ... dengan cara (Presiden AS Donald) Trump dan (Presiden Rusia Vladimir) Putin bernegosiasi tentang bagaimana membuat kesepakatan dan bagaimana membuat perdamaian di sini," bebernya.
Seperti diketahui Rusia dan AS saat ini sedang menegosiasikan gencatan senjata dalam konflik tersebut. Trump sebelumnya mengindikasikan bahwa sanksi terhadap Rusia mungkin digunakan sebagai pengungkit dalam pembicaraan.
Sementara Putin telah menolak gagasan bahwa sanksi Barat bersifat sementara, dengan mengatakan awal pekan ini bahwa sanksi itu adalah alat untuk menerapkan tekanan "sistemik dan strategis" pada Rusia.
Baca Juga: Inggris dan UE Cari Cara Gembosi Aset Beku Rusia, Nilainya Tembus Rp4.893 Triliun
Moskow telah berulang kali mengecam langkah-langkah itu sebagai tindakan ilegal, tetapi para pejabat negara itu sering mengutarakan bahwa pembatasan pada akhirnya telah meningkatkan industri domestik dan mengurangi ketergantungan pada teknologi Barat.
(akr)
Lihat Juga :