Dulu Kabur, Kini Perusahaan Asing Antri untuk Kembali ke Rusia
Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:00 WIB
Hyundai Motor Group, yang bersama dengan KIA menduduki dua posisi teratas di antara merek mobil di Rusia pada tahun 2021, juga menilai dengan cermat prospek untuk kembali memasuki pasar Rusia. Grup tersebut menjual pabriknya di St. Petersburg hanya seharga 10.000 rubel (USD120) dengan opsi pembelian kembali selama dua tahun pada tahun 2023. Artinya, grup tersebut harus membuat keputusan untuk memulai kembali produksi di fasilitas tersebut sebelum akhir tahun 2025.
Awal minggu ini, produsen peralatan rumah tangga asal Italia, Ariston, mengumumkan kembalinya mereka ke Rusia setelah keluar dari pasar pada tahun 2022. Perkembangan tersebut tampaknya mencerminkan tren yang muncul dari potensi kembalinya dan pembelian kembali oleh merek-merek asing utama di tengah perubahan hubungan AS dengan Rusia.
Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyatakan pada hari Rabu bahwa kasus masing-masing perusahaan akan dievaluasi secara individual. Perusahaan asing yang keluar dari Rusia "di bawah tekanan pemerintah" tetapi mempertahankan "pekerjaan, kontak, dan teknologi," bersama dengan opsi pembelian kembali, kata dia, dapat diizinkan untuk kembali.
Mishustin menambahkan bahwa perusahaan yang memiliki keahlian unik juga akan disambut baik—selama mereka mematuhi ketentuan lokalisasi dan investasi.
Awal minggu ini, produsen peralatan rumah tangga asal Italia, Ariston, mengumumkan kembalinya mereka ke Rusia setelah keluar dari pasar pada tahun 2022. Perkembangan tersebut tampaknya mencerminkan tren yang muncul dari potensi kembalinya dan pembelian kembali oleh merek-merek asing utama di tengah perubahan hubungan AS dengan Rusia.
Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin menyatakan pada hari Rabu bahwa kasus masing-masing perusahaan akan dievaluasi secara individual. Perusahaan asing yang keluar dari Rusia "di bawah tekanan pemerintah" tetapi mempertahankan "pekerjaan, kontak, dan teknologi," bersama dengan opsi pembelian kembali, kata dia, dapat diizinkan untuk kembali.
Mishustin menambahkan bahwa perusahaan yang memiliki keahlian unik juga akan disambut baik—selama mereka mematuhi ketentuan lokalisasi dan investasi.
(fjo)
Lihat Juga :