Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan

Kamis, 03 April 2025 - 20:54 WIB
“Jika pemerintah tidak berhasil menegosiasikan tarif impor timbal balik dengan Amerika Serikat, maka opsi lain tentunya melihat peluang untuk relokasi industri ke negara lain yang lebih aman,” jelas Firnando.

Harapannya pengiriman barang industri ke Amerika Serikat tetap berjalan, tanpa ada gangguan yang serius. Mengingat kenaikan tarif impor sekecil apapun bakal memukul produksi industri dalam negeri.

Populasi Amerika Serikat juga berada di urutan ketiga terbesar di dunia. Sehingga bukan saja jumlah pasar yang besar, tetapi juga daya belinya yang tinggi sehingga menjadi pangsa pasar yang tidak semestinya ditinggalkan.

Baca Juga: Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%

"Indonesia harus mampu merawat hubungan eskpor ke Amerika dengan lebih baik supaya bisa terus berjalan bahkan lebih tinggi lagi volumenya. Karena 1-2 persen saja sudah sangat berarti sekali untuk pelaku usaha ekspor," tutup Firnando.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!