Panen Padi di Indramayu, Mentan Pastikan Stok Beras Melimpah
Sabtu, 05 September 2020 - 21:01 WIB
Mentan menjelaskan ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan dalam sektor pertanian, diantaranya sistem irigasi, varietas bibit unggul yang digunakan, kecukupan pupuk serta SDM petani yang mau bekerja di sawah. Untuk membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern, Kementerian Pertanian (Kementan) membentuk korporasi pertanian yang ditunjang oleh fasilitas permodalan atau dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan dan off-taker yang menjamin harga panen yang menguntungkan petani.
"Jaga yang ada di sini. Menghadapi situasi ekonomi dunia yang melemah mudah-mudahan Indonesia tetap bangkit makin membaik karena ada pertanian yang menopangnya dan Indramayu termasuk yang cukup bagus ini. Kepada para perbankan saya harap support KUR untuk petani. Jangan ragu," cetusnya.
Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengapresiasi kehadiran Mentan Syahrul Yasin Limpo di Indramayu yang secara langsung dan cepat menyelesaikan kebutuhan pupuk untuk petani sehingga pada musim tanam gadu (musim tanam II) sehingga tidak terjadi kelangkaan pupuk dan produksi padi dipastikan aman. Upaya nyata Kementan tersebut diyakini sangat berdampak terhadap peningkatan produksi dan mempertahankan Indramayu sebagai kabupaten tertinggi produksi besar.
"Saat ini, sebagian lahan sawah di Kabupaten Indramayu sedang menghadapi pertanaman musim tanam kedua dan sebagian wilayah sudah panen. Menteri datang kesini, Alhamdulilah ketersediaan pupuk bagi petani Indramayu aman," ujarnya.
Taufik menyebutkan lahan sawah di Indramayu seluas 117.686 hektare. Lahan pertanian padi merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Indramayu dan juga merupakan komoditas unggulan nasional tingkat produksi padi Kabupaten Indramayu rata-rata dalam 5 tahun terakhir yaitu 1,5 juta ton gabah kering.
"Alhamdulillah Kabupaten Indramayu mendapat peringkat pertama nasional sebagai produsen beras tahun 2019. Ini berkat dukungan dari Kementerian Pertanian yang selalu bantu petani," cetusnya.
"Jaga yang ada di sini. Menghadapi situasi ekonomi dunia yang melemah mudah-mudahan Indonesia tetap bangkit makin membaik karena ada pertanian yang menopangnya dan Indramayu termasuk yang cukup bagus ini. Kepada para perbankan saya harap support KUR untuk petani. Jangan ragu," cetusnya.
Plt. Bupati Indramayu Taufik Hidayat mengapresiasi kehadiran Mentan Syahrul Yasin Limpo di Indramayu yang secara langsung dan cepat menyelesaikan kebutuhan pupuk untuk petani sehingga pada musim tanam gadu (musim tanam II) sehingga tidak terjadi kelangkaan pupuk dan produksi padi dipastikan aman. Upaya nyata Kementan tersebut diyakini sangat berdampak terhadap peningkatan produksi dan mempertahankan Indramayu sebagai kabupaten tertinggi produksi besar.
"Saat ini, sebagian lahan sawah di Kabupaten Indramayu sedang menghadapi pertanaman musim tanam kedua dan sebagian wilayah sudah panen. Menteri datang kesini, Alhamdulilah ketersediaan pupuk bagi petani Indramayu aman," ujarnya.
Taufik menyebutkan lahan sawah di Indramayu seluas 117.686 hektare. Lahan pertanian padi merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Indramayu dan juga merupakan komoditas unggulan nasional tingkat produksi padi Kabupaten Indramayu rata-rata dalam 5 tahun terakhir yaitu 1,5 juta ton gabah kering.
"Alhamdulillah Kabupaten Indramayu mendapat peringkat pertama nasional sebagai produsen beras tahun 2019. Ini berkat dukungan dari Kementerian Pertanian yang selalu bantu petani," cetusnya.
Lihat Juga :