Investasi Hilirisasi Tembus Rp136,3 Triliun, Nikel Sumbang Rp47,82 Triliun

Selasa, 29 April 2025 - 20:07 WIB
Sementara, sektor perikanan dan kelautan menyerap Rp1,03 triliun untuk komoditas seperti ikan tuna, udang, rumput laut, dan rajungan. Secara geografis, Sulawesi Tengah menjadi lokasi paling besar dalam penyerapan investasi hilirisasi dengan nilai Rp29,73 triliun atau 21,8 persen dari total investasi hilirisasi.

Posisi berikutnya ditempati Maluku Utara Rp18,95 triliun, Jawa Barat Rp13,44 triliun, Jawa Timur Rp9,81 triliun dan Banten Rp8,25 triliun. Dari sisi asal negara investor, Singapura menjadi negara asal investasi asing langsung (PMA) terbesar untuk hilirisasi dengan total USD2,2 miliar, 79,8 persen di antaranya masuk ke sektor mineral.

Baca Juga: Asing Tak Lagi Mendominasi, Ini 5 Besar Subsektor Realisasi Investasi Rp465,2 Triliun

Disusul oleh Hongkong USD1,5 miliar, China USD1 miliar, Amerika Serikat USD0,6 miliar, dan Malaysia USD0,4 miliar. Amerika Serikat (AS) yang sedang bernegosiasi dengan Indonesia terkait tarif dagang berada di peringkat keempat. Sebesar 98,5 persen investasi sektor hilirisasi dari AS mengalir untuk sektor mineral.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!