Konflik Versus Pakistan Memanas, Ekuitas India Boncos Rp1.353 Triliun dalam Dua Hari

Minggu, 11 Mei 2025 - 08:05 WIB
Fundamental bakal diabaikan untuk sementara, sentimen yang dipengaruhi oleh pembaruan dari konflik dapat mengganggu momentum pasar setidaknya selama seminggu jika pertempuran berlanjut. Indeks volatilitas naik untuk sesi kedelapan berturut-turut dan mencapai level tertinggi lebih dari satu bulan.

Aset lainnya juga mengalami kerugian, ketika bank sentral terpaksa campur tangan untuk menghentikan penurunan rupee -mata uang India-. Baca Juga: India-Pakistan Saling Serang, Nilai Perusahaan Pertahanan Terangkat Lebih dari Rp82,3 T

Dampak perang terhadap pasar saham cukup besar. Dua belas dari 13 sektor utama mengalami penurunan minggu ini, sementara saham perusahaan kecil dan menengah kehilangan masing-masing 1,9% dan 0,8%.

Satu-satunya titik cerah adalah saham otomotif, yang terangkat 8,7% terimbas lonjakan dari Tata Motors berkat harapan bahwa kesepakatan perdagangan Inggris-AS akan meningkatkan harapan bagi unit Inggris-nya, JLR.

Hal itu menjadi yang teratas di antara 11 anggota Nifty 50 yang naik minggu ini. Analis mengatakan harapan perjanjian perdagangan AS-India dan ketahanan ekonomi negara itu akan membuat para trader tertarik pada pasar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!