Kondisi Ekonomi Rusia Lebih Buruk Daripada yang Dikatakan Moskow
Rabu, 14 Mei 2025 - 14:20 WIB
Uni Eropa sejauh ini telah memberlakukan 16 paket sanksi terhadap Rusia sejak perang Ukraina pecah pada Februari 2022, lalu. Sanksi UE menyasar sumber pendapatan utama Moskow, seperti ekspor minyak, gas, dan batubara.
Negara-negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Jepang juga memberlakukan sanksi serupa.
Ingin memperlihatkan bahwa sanksi Barat tidak berdampak, Rusia menyatakan bahwa produk domestik bruto (PDB) mereka tumbuh 4,3% pada tahun 2024 setelah ekspansi 3,6% pada tahun 2023.
Namun Torbjorn Becker, yang mempresentasikan laporan SITE kepada menteri keuangan Uni Eropa, mengatakan bahwa angka PDB Rusia tidak bisa dipercaya karena Moskow kemungkinan besar sangat meremehkan inflasi yang memengaruhi perhitungan PDB riil.
"Rusia mengklaim inflasi adalah 9-10%. Mengapa mereka kemudian memiliki suku bunga kebijakan 21% di bank sentral? Bank sentral mana yang biasanya memiliki suku bunga kebijakan yang pada dasarnya 11,50 poin persentase lebih tinggi daripada tingkat inflasi? Jika ada bank sentral kami yang melakukan hal seperti itu, mereka akan dipecat keesokan harinya," kata Becker kepada wartawan.
Negara-negara Barat lainnya, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Jepang juga memberlakukan sanksi serupa.
Ingin memperlihatkan bahwa sanksi Barat tidak berdampak, Rusia menyatakan bahwa produk domestik bruto (PDB) mereka tumbuh 4,3% pada tahun 2024 setelah ekspansi 3,6% pada tahun 2023.
Namun Torbjorn Becker, yang mempresentasikan laporan SITE kepada menteri keuangan Uni Eropa, mengatakan bahwa angka PDB Rusia tidak bisa dipercaya karena Moskow kemungkinan besar sangat meremehkan inflasi yang memengaruhi perhitungan PDB riil.
"Rusia mengklaim inflasi adalah 9-10%. Mengapa mereka kemudian memiliki suku bunga kebijakan 21% di bank sentral? Bank sentral mana yang biasanya memiliki suku bunga kebijakan yang pada dasarnya 11,50 poin persentase lebih tinggi daripada tingkat inflasi? Jika ada bank sentral kami yang melakukan hal seperti itu, mereka akan dipecat keesokan harinya," kata Becker kepada wartawan.
Lihat Juga :