Tarif Ekspor CPO Naik 10%, Petani Was-was Bakal Merugi
Minggu, 18 Mei 2025 - 19:15 WIB
Sabarudin memprediksi, kenaikan pungutan 10% bisa menyebabkan penurunan harga TBS kelapa sawit berkisar Rp500 di tingkat petani. Di sisi lain, kenaikan ini juga menandakan pemerintah lebih mengutamakan subsidi kepada konglomerat yang terlibat dalam biodiesel. Karena kenaikan pungutan ini diperuntukkan 90% untuk subsidi program biodiesel.
"Kami menghitung sudah ada sekitar 150 Triliun lebih uang PE ini digunakan untuk subsidi secara langsung untuk program biodiesel," ucapnya.
Di satu sisi perusahan yang bermain dalam industri biodiesel tidak ikut mensejahterakan petani sawit melalui kemitraan petani sawit secara langsung dengan perusahaan-perusahaan biodiesel ini atau yang terkait dengan rantai suplai biodiesel.
Sekarang itu pemerintah baru minta agar perusahan-perusahan yang mendapatkan subsidi biodiesel ini diwajibkan oleh pemerintah bermitra dengan petani sawit, kalau ada kemitraan dengan petani, maka akan berkontribusi pada kenaikan harga TBS yang selama ini jualnya petani lewat tengkulak.
"Kita ingin kemitraan harus bisa menjadi alat verifikasi pada perusahan-perusahan yang menerima subsidi biodiesel," ujarnya.
"Kami menghitung sudah ada sekitar 150 Triliun lebih uang PE ini digunakan untuk subsidi secara langsung untuk program biodiesel," ucapnya.
Di satu sisi perusahan yang bermain dalam industri biodiesel tidak ikut mensejahterakan petani sawit melalui kemitraan petani sawit secara langsung dengan perusahaan-perusahaan biodiesel ini atau yang terkait dengan rantai suplai biodiesel.
Sekarang itu pemerintah baru minta agar perusahan-perusahan yang mendapatkan subsidi biodiesel ini diwajibkan oleh pemerintah bermitra dengan petani sawit, kalau ada kemitraan dengan petani, maka akan berkontribusi pada kenaikan harga TBS yang selama ini jualnya petani lewat tengkulak.
"Kita ingin kemitraan harus bisa menjadi alat verifikasi pada perusahan-perusahan yang menerima subsidi biodiesel," ujarnya.
Lihat Juga :