Produsen Mobil Terancam Tutup, Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang Melunak

Minggu, 01 Juni 2025 - 20:38 WIB
Baca Juga: AS Menemukan Cara Mengalahkan China dalam Dominasi Logam Tanah Jarang

China dan AS telah bergelut dalam perang dagang atas tanah jarang karena masing-masing negara bertarung tentang siapa yang akan mendominasi sektor kendaraan listrik dan teknologi global. Membidik AS, China melarang ekspor teknologi untuk membuat magnet tanah jarang pada Desember 2023 yang kemudian kembali terjadi di awal 2025.

Dalam beberapa tahun terakhir, China mulai mengimpor lebih banyak tanah jarang berat dari Myanmar, di mana Survei Geologi AS tidak memiliki data cadangan tanah jarang di negara tersebut. Sementara China memiliki peraturan lingkungan yang lebih ketat.

Hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk Myanmar, ketika pegunungan di sepanjang perbatasannya dengan China telah rusak parah oleh aksi penambangan tanah jarang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!