Apa yang Terjadi Jika Mata Uang BRICS Berlaku, Mengapa India Khawatir?

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:23 WIB
Penolakan India terhadap dedolarisasi dan mata uang BRICS juga dipengaruhi oleh hubungan eratnya dengan Amerika Serikat. Selain memiliki cadangan devisa dalam dolar yang besar, India juga sangat bergantung pada kerja sama ekonomi dengan AS di sektor teknologi, energi, dan pertahanan.

Baca Juga: Gelombang Serangan Rudal Iran Hancurkan Israel, Pemimpin Tertinggi Khamenei: Pertempuran Dimulai

Di sisi lain, Amerika Serikat melalui Presiden Donald Trump telah memperingatkan akan adanya konsekuensi ekonomi serius bagi negara-negara yang mencoba menjauhkan diri dari dolar. Trump bahkan mengancam akan memberlakukan tarif 100% bagi negara-negara BRICS yang menantang dominasi dolar AS.

Walau rencana mata uang BRICS masih jauh dari kenyataan, diskusi mengenai penguatan kerja sama keuangan dan pembayaran lintas negara tetap berjalan. BRICS kini lebih fokus pada pengembangan sistem pembayaran lintas negara berbasis teknologi blockchain dan penggunaan mata uang lokal untuk transaksi perdagangan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!