Bos Telegram Wariskan Hartanya Rp227 Triliun ke 100 Anak, Termasuk dari Hasil Donor Sperma

Minggu, 22 Juni 2025 - 09:15 WIB
Pengacara Durov, David-Olivier Kaminski, membantah kliennya terlibat kejahatan. "Tuduhan ini tidak berdasar," katanya. Namun, kritik terhadap moderasi Telegram terus mengalir, terutama soal maraknya misinformasi dan konten ekstrem.

Di tengah kontroversi, rencana warisan Durov justru memicu perdebatan. Sebagian memuji kesetaraannya, sementara lainnya meragukan mekanisme pembagian untuk 100+ anak yang tersebar global. "Ini tak biasa, tapi Durov selalu tak konvensional," ujar analis teknologi, Maria Kovac.

Sementara, miliarder seperti Laurene Powell Jobs dan Guy Fieri memilih tak memberikan kekayaan penuh pada anak. Fieri bahkan mensyaratkan anak-anaknya meraih dua gelar sarjana sebelum mewarisi hartanya.

Warisan ini bagi Durov bukan sekadar transfer kekayaan, tapi juga pesan filosofis. "Uang harus jadi alat, bukan tujuan," ujarnya. Kini, dunia menunggu bagaimana 100 calon pewarisnya menyikapi hadiah yang penuh syarat ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!