Beras Oplosan Marak Beredar, Asosiasi: Pedagang Pasar Kerap Disalahkan
Selasa, 01 Juli 2025 - 17:45 WIB
APPSI, lanjut Mujiburohman, juga mengimbau seluruh anggotanya untuk lebih selektif dalam memilih distributor dan memastikan asal-usul barang dagangan. Ia menyatakan kesiapan APPSI bekerja sama dengan pemerintah dalam menciptakan pasar yang sehat dan transparan.
"Diharapkan, dengan penindakan tegas ini, harga beras bisa lebih stabil dan kualitas pangan masyarakat Indonesia semakin terjamin," ujar Mujiburohman.
Baca Juga: Fakta Menarik Beras Bulog Dioplos, Dijual Mahal hingga Bakal Diselundupkan ke Timur Leste
Diketahui sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, temuan 212 merek beras yang melanggar standar mutu, berat, dan harga eceran tertinggi (HET). Pelanggaran ini diungkap melalui investigasi gabungan antara Kementerian Pertanian, Satgas Pangan, Kejaksaan, Badan Pangan Nasional, dan unsur pengawasan lainnya.
Pemeriksaan dilakukan terhadap 268 merek beras yang tersebar di 13 laboratorium di 10 provinsi, menghasilkan data mengejutkan terkait penyimpangan kualitas dan legalitas produk yang beredar luas di pasaran.
"Diharapkan, dengan penindakan tegas ini, harga beras bisa lebih stabil dan kualitas pangan masyarakat Indonesia semakin terjamin," ujar Mujiburohman.
Baca Juga: Fakta Menarik Beras Bulog Dioplos, Dijual Mahal hingga Bakal Diselundupkan ke Timur Leste
Diketahui sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, temuan 212 merek beras yang melanggar standar mutu, berat, dan harga eceran tertinggi (HET). Pelanggaran ini diungkap melalui investigasi gabungan antara Kementerian Pertanian, Satgas Pangan, Kejaksaan, Badan Pangan Nasional, dan unsur pengawasan lainnya.
Pemeriksaan dilakukan terhadap 268 merek beras yang tersebar di 13 laboratorium di 10 provinsi, menghasilkan data mengejutkan terkait penyimpangan kualitas dan legalitas produk yang beredar luas di pasaran.
(akr)
Lihat Juga :