Proyek Baterai Kendaraan Listrik Senilai US$6 Miliar Dihadirkan

Minggu, 06 Juli 2025 - 19:02 WIB
Proyek tersebut meliputi seluruh rantai industri produksi baterai, termasuk pengembangan bijih nikel laterit, pirometalurgi, hidrometalurgi, material baterai, daur ulang baterai, dan manufaktur baterai.

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa proyek ekosistem terpadu baterai kendaraan listrik Indonesia akan menjadikan Indonesia satu-satunya negara di ASEAN yang mampu mencapai produksi baterai listrik terintegrasi secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir.

Dia menyatakan kesediaan Indonesia untuk bekerja sama dengan mitra China guna memajukan proyek strategis penting ini.

Li Yi, Wakil Manajer Umum China Construction Fourth Engineering Division Corp. Ltd. (CSCEC4), yang diundang ke upacara tersebut, menyatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, CSCEC4 telah terintegrasi secara mendalam dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan dan menggarap pasar luar negeri.

“Perusahaan telah melaksanakan banyak proyek representatif, termasuk proyek BTR Indonesia, Sailun Indonesia, basis produksi Wanli Tire Kamboja, dan fase pertama proyek JIPS Industrial Park (inisiatif "Dua Negara, Taman Kembar") di Semarang, Indonesia. Ungkap Li Yi, belum lama ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!