Danantara: Orange Bonds PNM Rp16 Triliun Upaya Bangun Sistem Keuangan Inklusif
Senin, 07 Juli 2025 - 18:45 WIB
Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk mendukung program PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) serta PNM Mekaar Syariah, yang secara khusus menyasar perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro. Sampai dengan tahun ini, nasabah aktif program PNM Mekaar mencapai 15,8 juta orang yang keseluruhannya adalah perempuan dan tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Baca Juga: Rapat Paripurna DPR Penetapan Mitra Kerja Danantara Dihadiri 398 Anggota Dewan
Penerbitan Orange Bonds ini mendapat respons positif dari pasar, dengan peringkat idAAA untuk obligasi dan idAAAsy untuk sukuk dari lembaga pemeringkat Pefindo. Ranking itu mencerminkan prospek keuangan yang kuat dan stabil, meski diluncurkan di tengah tantangan ekonomi global.
Distribusi efek secara elektronik dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 9 Juli 2025. Pembayaran kupon atau imbal hasil dilakukan setiap triwulan sejak tanggal emisi.
“Instrumen surat berharga yang secara khusus mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia masih sangat terbatas. Inisiatif ini adalah yang pertama dan menjadi bentuk konkret dari semangat kami menghadirkan investasi berdampak,” ujar Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, dalam siaran pers pada 30 Juni 2025.
Baca Juga: Rapat Paripurna DPR Penetapan Mitra Kerja Danantara Dihadiri 398 Anggota Dewan
Penerbitan Orange Bonds ini mendapat respons positif dari pasar, dengan peringkat idAAA untuk obligasi dan idAAAsy untuk sukuk dari lembaga pemeringkat Pefindo. Ranking itu mencerminkan prospek keuangan yang kuat dan stabil, meski diluncurkan di tengah tantangan ekonomi global.
Distribusi efek secara elektronik dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 9 Juli 2025. Pembayaran kupon atau imbal hasil dilakukan setiap triwulan sejak tanggal emisi.
“Instrumen surat berharga yang secara khusus mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia masih sangat terbatas. Inisiatif ini adalah yang pertama dan menjadi bentuk konkret dari semangat kami menghadirkan investasi berdampak,” ujar Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, dalam siaran pers pada 30 Juni 2025.
(nng)
Lihat Juga :