Trump Tuding BRICS Gerogoti Dolar AS, Ini Respons Tegas dari Negara Anggota
Rabu, 09 Juli 2025 - 16:25 WIB
Blok ini juga mengecam serangan Israel dan AS terhadap Iran, yang kini menjadi anggota penuh BRICS. Mereka menilai serangan terhadap fasilitas nuklir damai sebagai pelanggaran hukum internasional. Selain itu, BRICS juga menyampaikan keprihatinan terhadap warga Palestina dan mengutuk aksi terorisme di Kashmir.
Baca Juga: AS Kucurkan Rp24,3 Triliun untuk Bangun Pangkalan Militer Rahasia Israel
Seiring meningkatnya pengaruh BRICS di negara-negara berkembang, AS dan negara Barat semakin kesulitan mendikte kesepakatan dagang. Berdiri sejak 2009, BRICS kini mencakup 10 negara anggota penuh dan sejumlah mitra strategis dari berbagai belahan dunia.
Meskipun terdiri dari negara dengan sistem politik dan ekonomi yang berbeda-beda, pertumbuhan anggota dan daftar tunggu panjang menunjukkan daya tarik BRICS sebagai alternatif kekuatan global yang mewakili aspirasi negara-negara Selatan.
Presiden Bolivia Luis Arce menyimpulkan dinamika ini dengan tegas, "Ada pertarungan nyata antara blok lama yang stagnan, yaitu AS dan Eropa, dengan blok baru BRICS yang sedang bangkit."
Baca Juga: AS Kucurkan Rp24,3 Triliun untuk Bangun Pangkalan Militer Rahasia Israel
Seiring meningkatnya pengaruh BRICS di negara-negara berkembang, AS dan negara Barat semakin kesulitan mendikte kesepakatan dagang. Berdiri sejak 2009, BRICS kini mencakup 10 negara anggota penuh dan sejumlah mitra strategis dari berbagai belahan dunia.
Meskipun terdiri dari negara dengan sistem politik dan ekonomi yang berbeda-beda, pertumbuhan anggota dan daftar tunggu panjang menunjukkan daya tarik BRICS sebagai alternatif kekuatan global yang mewakili aspirasi negara-negara Selatan.
Presiden Bolivia Luis Arce menyimpulkan dinamika ini dengan tegas, "Ada pertarungan nyata antara blok lama yang stagnan, yaitu AS dan Eropa, dengan blok baru BRICS yang sedang bangkit."
(nng)
Lihat Juga :