Krisis Demografi Hantam China, Orang Tua Ditawarkan Ratusan Juta Agar Punya Banyak Anak

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:31 WIB
Pada bulan Maret, Hohhot - sebuah kota di wilayah utara China - mulai menawarkan bantuan ke warganya senilai hingga 100.000 yuan per bayi (setara dengan Rp228,3 juta) untuk pasangan yang memiliki setidaknya tiga anak. Shenyang, sebuah kota di timur laut Beijing, menawarkan 500 yuan per bulan (Rp1,14 juta) kepada keluarga lokal yang memiliki anak ketiga di bawah usia tiga tahun.

Minggu lalu, Beijing juga mendorong pemerintah lokal untuk menyusun rencana pelaksanaan pendidikan prasekolah gratis. Sebagai sebuah negara, China termasuk salah satu tempat termahal di dunia untuk memiliki anak, dalam istilah relatif, menurut sebuah studi oleh YuWa Population Research Institute yang berbasis di China.

Baca Juga: Rusia Makin Dekat ke Krisis Demografi, Tingkat Kelahiran Terendah dalam 25 Tahun

Mengasuh seorang anak hingga usia 17 tahun di China memerlukan biaya rata-rata USD75.700 (Rp1,2 miliar), menurut studi tersebut. Pada bulan Januari, angka resmi menunjukkan bahwa populasi penduduk China turun untuk tahun ketiga berturut-turut pada tahun 2024. China mencatat 9,54 juta bayi lahir pada tahun 2024, menurut Biro Statistik Nasional.

Hal itu menandai peningkatan kecil dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi populasi keseluruhan China terus menyusut. Populasi 1,4 miliar negara itu juga cepat menua, menambah kekhawatiran demografis Beijing.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!