Swiss Terguncang Dihantam Tarif Trump 39%, Harga Jam Tangan Mewah Bakal Naik
Rabu, 06 Agustus 2025 - 09:16 WIB
Swissmen, sebuah asosiasi untuk UKM dan perusahaan besar di industri teknologi Swiss, seperti industri mekanik dan logam, menyebut berita tarif Trump sebagai kejutan. "Ini sangat memukul industri teknologi dan ekonomi, dan ekspor – dan untuk Swiss secara keseluruhan: Kami menghasilkan setiap franc kedua dari perdagangan luar negeri,” kata Swissmen dalam sebuah pernyataan resminya.
Ditambahkan juga bahwa puluhan ribu pekerjaan di negara tersebut akan terancam oleh tarif 39%. Negara kecil yang mengirimkan jam tangan, cokelat, dan perangkat medis ke AS tercatat mengalami surplus perdagangan.
Simon J. Evenett, profesor di IMD Business School di Morges, mengatakan bahwa surplus perdagangan Swiss dengan AS melonjak 56% pada tahun 2024, melebihi total tahun 2023. "Tarif 31% yang awalnya diancam oleh pemerintahan Trump pada bulan April dihitung berdasarkan angka tahun 2023," katanya seperti dilansir MarketWatch.
Evenett mengatakan Swiss mengekspor barang senilai USD60,9 miliar ke AS, tetapi hanya 19 produk yang mewakili dua pertiga dari total tersebut. Emas menjadi ekspor terbesar dengan menyumbang USD11,5 miliar, ujarnya, mengutip data dari Dataweb Komisi Perdagangan Internasional AS.
Ada empat sektor yang menyumbang ekspor sebesar USD500 juta ke AS, yakni farmasi, perangkat medis, kopi panggang, dan jam tangan. Sementara itu ada catatan positif, yang disampaikan oleh seorang juru bicara Kementerian Ekonomi dalam pernyataannya kepada Reuters:
Ditambahkan juga bahwa puluhan ribu pekerjaan di negara tersebut akan terancam oleh tarif 39%. Negara kecil yang mengirimkan jam tangan, cokelat, dan perangkat medis ke AS tercatat mengalami surplus perdagangan.
Simon J. Evenett, profesor di IMD Business School di Morges, mengatakan bahwa surplus perdagangan Swiss dengan AS melonjak 56% pada tahun 2024, melebihi total tahun 2023. "Tarif 31% yang awalnya diancam oleh pemerintahan Trump pada bulan April dihitung berdasarkan angka tahun 2023," katanya seperti dilansir MarketWatch.
Evenett mengatakan Swiss mengekspor barang senilai USD60,9 miliar ke AS, tetapi hanya 19 produk yang mewakili dua pertiga dari total tersebut. Emas menjadi ekspor terbesar dengan menyumbang USD11,5 miliar, ujarnya, mengutip data dari Dataweb Komisi Perdagangan Internasional AS.
Ada empat sektor yang menyumbang ekspor sebesar USD500 juta ke AS, yakni farmasi, perangkat medis, kopi panggang, dan jam tangan. Sementara itu ada catatan positif, yang disampaikan oleh seorang juru bicara Kementerian Ekonomi dalam pernyataannya kepada Reuters:
Lihat Juga :