Kirim Surat Edaran ke BRICS, India Hentikan Penggunaan Dolar AS

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:57 WIB
"Ini pada dasarnya merupakan perjanjian antarbank yang mirip dengan sistem perbankan koresponden," tulis laporan RBI yang dikutip Watcher Guru, Kamis (14/8). Skema tersebut diharapkan memberikan keunggulan bagi BRICS dalam perdagangan internasional serta menghindari beban tarif tinggi dari AS.

Baca Juga: Gawat! Netanyahu Blakblakan Ingin Wujudkan Israel Raya, Incar Mesir hingga Irak

Meski demikian, RBI menegaskan seluruh perusahaan wajib mematuhi aturan Know Your Customer (KYC) sebelum dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. Hal ini bertujuan menjaga keamanan sistem keuangan dan mencegah potensi penyalahgunaan.

Menurut RBI, keberadaan rekening Vostro di perbankan India akan meningkatkan arus masuk rupee dari luar negeri. Aliran dana ini diharapkan dapat memperkuat mata uang lokal sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar. Kebijakan ini juga memberi keleluasaan bagi pasar valuta asing untuk menentukan nilai tukar rupee secara lebih dinamis. India berharap, dengan mengurangi ketergantungan pada dolar, perdagangan internasional menjadi lebih seimbang dan menguntungkan perekonomian domestik.

Sejalan dengan India, sejumlah negara anggota BRICS lainnya, seperti Rusia, China, dan Brasil, juga tengah mendorong penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan lintas negara. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi kolektif BRICS untuk membentuk sistem keuangan global yang lebih multipolar.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!