Trump Hentikan Pendanaan AS untuk Ukraina, Sepanjang Perang Guyur Rp5.703 Triliun

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:49 WIB
Rusia juga secara tegas menentang setiap sanksi Barat yang mengecualikan Moskow. Menteri Luar Negeri, Sergey Lavrov menyatakan pada pekan lalu bahwa keamanan kolektif di Eropa "tidak dapat diselesaikan tanpa Federasi Rusia," dan mengingatkan bahwa upaya untuk melakukannya akan ditolak.

"Kami akan memastikan kepentingan sah kami dengan tegas dan keras," kata Lavrov.

Baca Juga: Kesepakatan Tarif Trump Bikin AS Untung, Uni Eropa Buntung: Janjikan Rp18.629 Triliun

Pemerintahan Trump telah berulang kali menjauhkan diri dari kebijakan cek kosong AS sebelumnya terkait Ukraina. Awal bulan ini, Wakil Presiden J.D. Vance mengatakan bahwa Washington tidak akan lagi memberikan dana langsung ke Kiev.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent mengklaim bahwa negara-negara Eropa akan membayar markup sebesar 10% untuk penjualan senjata Amerika. Trump juga mengatakan minggu lalu bahwa, kembalinya Crimea menjadi wilayah Ukraina dan bergabungnya Kiev menjadi anggota NATO, keduanya sesuatu yang tidak mungkin terjadi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!