Ancaman AS Tak Mempan, Ekspor Minyak Rusia ke India Diramal Meningkat di September

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 19:46 WIB
Akan tetapi Perdana Menteri Narendra Modi juga memulai tur untuk membangun hubungan diplomatik di tempat lain, termasuk pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pejabat AS telah menuduh India mengambil keuntungan dari minyak Rusia dengan harga diskon.

Di sisi lain pejabat India menuduh Barat berlaku tidak konsisten karena Uni Eropa (UE) dan AS masih membeli barang-barang Rusia senilai miliaran dolar.

"Tarif tersebut merupakan bagian dari diskusi perdagangan yang lebih luas antara India dan AS, dan mengingat semakin meningkatnya operasional kilang domestik India di tengah diskon barrel Rusia, kami tidak melihat India bakal menghentikan impor Rusia dalam volume yang signifikan," kata BNP Paribas dalam sebuah catatannya.

Kementerian minyak India tidak menjawab permintaan komentar seperti dilansir Reuters. Tanpa India, Rusia akan kesulitan untuk mempertahankan ekspor pada level saat ini, dan efeknya bisa mengurangi pendapatan ekspor minyak yang mendanai anggaran Kremlin dan perang Rusia yang berkelanjutan di Ukraina.

Tiga sumber perdagangan yang terlibat dalam penjualan minyak ke India mengatakan, bahwa penyuling minyak India akan meningkatkan pembelian minyak Rusia pada bulan September sebesar 10-20% dari level bulan Agustus, atau sebanyak 150.000-300.000 barel per hari. Sumber-sumber tersebut, yang mengutip data pembelian awal, meminta tidak disebutkan namanya karena tidak diberi wewenang untuk berbicara secara publik mengenai masalah ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!