Anggota DPR Ini Minta Anggaran PEN Tahun Depan Harus Dijelaskan
Jum'at, 11 September 2020 - 15:56 WIB
“Semua komponen PEN jumlahnya cenderung menurun, kecuali komponen dukungan sektoral/pemda. Terkait penyesuaian anggaran PEN ini, tantangannya adalah bagaimana pemerintah dapat memastikan bahwa sektor riil tetap bisa tumbuh dan memiliki kinerja yang baik sehingga target pertumbuhan ekonomi 4,5–5,5% di tahun depan dapat dicapai,” ungkap Puteri. ( Baca juga:Positif Covid-19 Bertambah 3.737 Kasus, 150.217 Sembuh dan 8.544 Meninggal )
Menteri Keuangan menyebutkan alokasi anggaran PEN tahun 2021 yang menurun karena ada porsi anggaran PEN yang ditempatkan dalam pagu belanja K/L terkait. Karena itu Puteri meminta pemerintah untuk memperjelas rencana alokasi program PEN tahun depan agar menjamin keberlanjutan pemulihan ekonomi.
Penjelasan pemerintah dinilainya belum proporsional dengan anggaran belanja K/L terkait dalam RAPBN 2021. Misalnya, rencana pagu anggaran Kementerian Koperasi dan UKM dianggarkan senilai Rp978,3 miliar. Sedangkan, selisih anggaran dukungan UMKM tahun ini dan tahun depan mencapai sekitar Rp74,67 triliun. "Dari pagu tersebut, belum terlihat jelas pengalokasian porsi PEN. Hal inilah yang perlu dijelaskan dan disinergikan oleh pemerintah, karena kita perlu memastikan total anggaran PEN tahun depan,” ungkap Puteri.
Menteri Keuangan menyebutkan alokasi anggaran PEN tahun 2021 yang menurun karena ada porsi anggaran PEN yang ditempatkan dalam pagu belanja K/L terkait. Karena itu Puteri meminta pemerintah untuk memperjelas rencana alokasi program PEN tahun depan agar menjamin keberlanjutan pemulihan ekonomi.
Penjelasan pemerintah dinilainya belum proporsional dengan anggaran belanja K/L terkait dalam RAPBN 2021. Misalnya, rencana pagu anggaran Kementerian Koperasi dan UKM dianggarkan senilai Rp978,3 miliar. Sedangkan, selisih anggaran dukungan UMKM tahun ini dan tahun depan mencapai sekitar Rp74,67 triliun. "Dari pagu tersebut, belum terlihat jelas pengalokasian porsi PEN. Hal inilah yang perlu dijelaskan dan disinergikan oleh pemerintah, karena kita perlu memastikan total anggaran PEN tahun depan,” ungkap Puteri.
(uka)
Lihat Juga :