India Akan Menggerakkan Ekonomi Global dengan Berlian Digital
Kamis, 04 September 2025 - 09:45 WIB
India sudah memberikan lampu hijau untuk sepuluh pabrik semikonduktor, dan empat unit tambahan diharapkan mulai produksi dalam 12 bulan ke depan. Modi juga mengumumkan Misi Mineral Kritis, yang fokus pada pengamanan elemen tanah jarang (rare earth) dan mineral penting lainnya yang sangat dibutuhkan untuk produksi semikonduktor.
Selama acara tersebut, Menteri IT Ashwini Vaishnaw menyerahkan kepada Modi chip Vikram-32-bit yang pertama kali dikembangkan secara mandiri di India, yang dibuat oleh Laboratorium Semikonduktor badan antariksa nasional (ISRO) untuk berbagai aplikasi ruang angkasa. Mikropemroses tersebut secara resmi dimasukkan ke dalam program ISRO pada bulan Maret, bersamaan dengan chip lain yang disebut Kalpana 3201.
Menurut proyeksi industri, pasar semikonduktor India diperkirakan bernilai sekitar USD45-50 miliar pada 2024-25, naik dari USD38 miliar pada 2023. Pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk mencapai nilai USD100-110 miliar pada tahun 2030.
"Perjalanan kita di sektor ini dimulai terlambat, tetapi tidak ada yang bisa menghentikan kita sekarang," kata Modi.
Awal tahun ini, India juga mengumumkan program pengembangan chip berbasis AI dari awal dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk menantang dominasi AS di industri tersebut. Modi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyoroti pencapaian ekonomi India di tengah tarif AS yang mulai berlaku sejak 27 Agustus.
Selama acara tersebut, Menteri IT Ashwini Vaishnaw menyerahkan kepada Modi chip Vikram-32-bit yang pertama kali dikembangkan secara mandiri di India, yang dibuat oleh Laboratorium Semikonduktor badan antariksa nasional (ISRO) untuk berbagai aplikasi ruang angkasa. Mikropemroses tersebut secara resmi dimasukkan ke dalam program ISRO pada bulan Maret, bersamaan dengan chip lain yang disebut Kalpana 3201.
Menurut proyeksi industri, pasar semikonduktor India diperkirakan bernilai sekitar USD45-50 miliar pada 2024-25, naik dari USD38 miliar pada 2023. Pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk mencapai nilai USD100-110 miliar pada tahun 2030.
"Perjalanan kita di sektor ini dimulai terlambat, tetapi tidak ada yang bisa menghentikan kita sekarang," kata Modi.
Awal tahun ini, India juga mengumumkan program pengembangan chip berbasis AI dari awal dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk menantang dominasi AS di industri tersebut. Modi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyoroti pencapaian ekonomi India di tengah tarif AS yang mulai berlaku sejak 27 Agustus.
Lihat Juga :