Ekonom: Dana Rp200 Triliun ke Bank Negara Bukan Solusi Ajaib bagi Aktivitas Kredit
Senin, 15 September 2025 - 09:14 WIB
Baca Juga: Rawan Dikorupsi, Penggunaan Dana Rp200 Triliun Bank Himbara Harus Diawasi Ketat
Meski demikian, ia menilai realisasi penyaluran kredit tidak akan langsung meningkat drastis. Maybank menilai kebijakan penempatan dana SAL tetap menyisakan risiko pada fleksibilitas fiskal pemerintah di masa mendatang, mengingat SAL berfungsi sebagai dana cadangan. Namun, saldo Rp230 triliun masih tersisa atau setara sekitar 1% PDB.
“Risiko inflasi dari ekspansi moneter ini relatif kecil karena masih ada kapasitas berlebih dalam perekonomian,” kata Brian.
Meski demikian, ia menilai realisasi penyaluran kredit tidak akan langsung meningkat drastis. Maybank menilai kebijakan penempatan dana SAL tetap menyisakan risiko pada fleksibilitas fiskal pemerintah di masa mendatang, mengingat SAL berfungsi sebagai dana cadangan. Namun, saldo Rp230 triliun masih tersisa atau setara sekitar 1% PDB.
“Risiko inflasi dari ekspansi moneter ini relatif kecil karena masih ada kapasitas berlebih dalam perekonomian,” kata Brian.
(akr)
Lihat Juga :