Kantongi Utang Rp4,4 T dari Jerman, Kemenhub Bakal Bangun Kereta Perkotaan Surabaya-Sidoarjo

Senin, 15 September 2025 - 15:42 WIB
SRRL Tahap 1 mencakup pembangunan jalur ganda (double tracking) dan elektrifikasi bagi koridor sepanjang 20 km antara Gubeng dan Sidoarjo. Total investasi proyek ini sebesar 296,8 juta euro, terdiri dari 230 juta euro dalam bentuk pinjaman lunak dari KfW, 66,8 juta Euro dalam bentuk pendanaan pendamping dari Pemerintah Indonesia, dan 6 juta Euro dalam bentuk dana bantuan, proyek ini diharapkan dapat melayani lebih dari 200.000 penumpang setiap harinya ketika sudah beroperasi.

"Nanti di antaranya juga termasuk membangun Dipo Sidotomo," kata Arif Anwar.

Baca Juga: Menhub: Proyek Kereta Cepat Lanjut sampai Surabaya Jika Tanpa APBN

Proyek ini diperkirakan akan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 150.000 ton per tahun pada tahun 2045. Proyek ini juga mendorong pembangunan yang inklusif melalui peningkatan aksesibilitas perkotaan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kapasitas kelembagaan melalui transfer pengetahuan internasional.

SRRL Tahap 1 diharapkan dapat menguntungkan lebih dari 1,3 juta penduduk dalam dua tahun pertama operasinya, mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% sekaligus memajukan masa depan perkotaan yang lebih bersih, lebih efisien, dan saling terhubung.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!