Rumah Subsidi Banyak yang Mangkrak, Purbaya Ancam Tarik Dana FLPP
Senin, 29 September 2025 - 19:27 WIB
Berdasarkan data hingga 26 September 2025, realisasi KPR FLPP tercatat 183.058 unit. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 151.902 unit. Namun, masih terdapat sisa kuota lebih dari 100 ribu unit hingga akhir September ini.
"Tahun lalu kuota habis pada September, sekarang masih sisa banyak. Kita akan dorong agar pengembang lebih semangat membangun," kata Maruarar.
Baca Juga: Purbaya: Pajak Naik Terus Menerus Bisa Bunuh Ekonomi
Ia menambahkan, penerima manfaat FLPP mayoritas adalah karyawan swasta sebesar 75,15 persen, disusul wiraswasta 12,91 persen, PNS 7,04 persen, TNI/Polri 1,97 persen, dan lainnya 2,92 persen. "Masih ada 9,9 juta orang belum punya rumah. Dengan peningkatan kuota, diharapkan lebih banyak masyarakat bisa memiliki rumah subsidi," kata Maruarar.
Sebagaimana diketahui, bergulirnya program rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah masih menghadapi sejumlah tantangan. Program rumah bersubsidi melalui FLPP yang bergulir sejak tahun 2010 masih kerap ditemukan bermasalah, antara lain proyek telantar, rumah tak layak huni, ataupun rumah ditinggalkan pemiliknya.
"Tahun lalu kuota habis pada September, sekarang masih sisa banyak. Kita akan dorong agar pengembang lebih semangat membangun," kata Maruarar.
Baca Juga: Purbaya: Pajak Naik Terus Menerus Bisa Bunuh Ekonomi
Ia menambahkan, penerima manfaat FLPP mayoritas adalah karyawan swasta sebesar 75,15 persen, disusul wiraswasta 12,91 persen, PNS 7,04 persen, TNI/Polri 1,97 persen, dan lainnya 2,92 persen. "Masih ada 9,9 juta orang belum punya rumah. Dengan peningkatan kuota, diharapkan lebih banyak masyarakat bisa memiliki rumah subsidi," kata Maruarar.
Sebagaimana diketahui, bergulirnya program rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah masih menghadapi sejumlah tantangan. Program rumah bersubsidi melalui FLPP yang bergulir sejak tahun 2010 masih kerap ditemukan bermasalah, antara lain proyek telantar, rumah tak layak huni, ataupun rumah ditinggalkan pemiliknya.
(nng)
Lihat Juga :