Menakar Dampak Psikologis Diskon Tarif Listrik buat Masyarakat
Selasa, 07 Oktober 2025 - 20:56 WIB
Untuk diskon tarif listrik selanjutnya, sifatnya tidak permanen dan menyesuaikan dengan alokasi anggaran. Jadi harus jangka pendek dan tidak bisa terus-menerus seperti bansos.
“Diskon juga harus diberikan untuk pelanggan listrik di bawah 2.200 VA. Dengan demikian, masyarakat mampu tidak perlu diberikan diskon karena terkait dengan subsidi dari anggaran negara,” tegasnya.
Kebijakan diskon listrik, tambahnya, bisa menjadi alat yang fleksibel dan responsif sesuai kebutuhan, selama memperhitungkan kapasitas fiskal negara dan dinamika ekonomi dunia. Baca Juga: Ini Alasan Tarif Listrik Diskon 50% Tidak Diperpanjang Pemerintah
Menurut Agus, kebijakan ini efektif meredam kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan biaya hidup. Sekaligus memperkuat ikatan sosial dan kepercayaan publik terhadap langkah pemerintah dalam mengelola perekonomian nasional.
“Melalui kebijakan ini pemerintah diharapkan terus hadir sebagai pelindung dan pendukung utama masyarakat, terutama kelompok yang rentan terhadap gejolak ekonomi,” pungkasnya.
“Diskon juga harus diberikan untuk pelanggan listrik di bawah 2.200 VA. Dengan demikian, masyarakat mampu tidak perlu diberikan diskon karena terkait dengan subsidi dari anggaran negara,” tegasnya.
Kebijakan diskon listrik, tambahnya, bisa menjadi alat yang fleksibel dan responsif sesuai kebutuhan, selama memperhitungkan kapasitas fiskal negara dan dinamika ekonomi dunia. Baca Juga: Ini Alasan Tarif Listrik Diskon 50% Tidak Diperpanjang Pemerintah
Menurut Agus, kebijakan ini efektif meredam kekhawatiran masyarakat terhadap kenaikan biaya hidup. Sekaligus memperkuat ikatan sosial dan kepercayaan publik terhadap langkah pemerintah dalam mengelola perekonomian nasional.
“Melalui kebijakan ini pemerintah diharapkan terus hadir sebagai pelindung dan pendukung utama masyarakat, terutama kelompok yang rentan terhadap gejolak ekonomi,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :