ESG Tak Lagi Sebatas Kewajiban, Kini Inti Strategi Bisnis Berkelanjutan dan Bernilai Panjang

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:21 WIB
Dari sisi teknologi, Partner, Technology Consulting, RSM Indonesia, Kemal Alfadin menambahkan, bahwa integrasi sistem dan data menjadi langkah penting menuju pelaporan yang kredibel: “Peningkatan kualitas pelaporan keberlanjutan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada tata kelola data yang kuat dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan regulasi yang terus berkembang.”

Investasi dalam Energi Bersih dan Pelaporan Berkelanjutan

Sebanyak 72% responden menyatakan telah berinvestasi dalam proyek energi bersih-sebuah indikasi kuat atas komitmen dunia usaha terhadap keberlanjutan lingkungan. Lebih dari 50% responden juga menilai bahwa regulasi ESG di Indonesia sejalan dengan tujuan keberlanjutan perusahaan mereka.

Selain itu 89% responden mengonfirmasi bahwa ketentuan ESG saat ini sudah berlaku di organisasi mereka-menandakan bahwa ESG bukan lagi isu masa depan, tetapi agenda strategis bisnis saat ini. Baca Juga: Berharap Perusahaan Menerapkan ESG

RSM Indonesia ESG Survey 2025 sebagai informasi memberikan gambaran komprehensif mengenai kesiapan korporasi nasional dalam mengadopsi prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik. Temuan ini menunjukkan arah positif menuju ekosistem bisnis yang lebih transparan, akuntabel, dan kompetitif secara global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!