BPS: Indeks Pembangunan Manusia Kepulauan Riau dan Papua Barat Daya Naik Kelas
Minggu, 16 November 2025 - 14:06 WIB
Di Kepulauan Riau, IPM naik dari 79,89 (2024) menjadi 80,53 (2025). Kenaikan terjadi pada seluruh indikator, yakni umur harapan hidup dari 75,12 menjadi 75,46 tahun; rata-rata lama sekolah dari 10,50 menjadi 10,72 tahun; harapan lama sekolah dari 13,27 menjadi 13,28 tahun; serta pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan naik dari Rp 15,57 juta menjadi Rp 15,88 juta.
Capaian serupa terlihat di Papua Barat Daya. IPM provinsi ini meningkat dari 69,65 menjadi 70,55. Umur harapan hidup naik dari 70,02 menjadi 70,31 tahun, rata-rata lama sekolah dari 8,39 menjadi 8,69 tahun, harapan lama sekolah dari 13,88 menjadi 13,89 tahun, dan pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan dari Rp 8,73 juta menjadi Rp 9,07 juta per tahun.
Baca Juga: Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi
Secara nasional, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia tahun ini dengan skor 85,05, diikuti DI Yogyakarta (82,48) dan Kepulauan Riau (80,53). Ketiganya masuk dalam kategori pembangunan manusia sangat tinggi dengan nilai IPM di atas 80. "Ketiga provinsi tersebut termasuk kategori pembangunan manusia sangat tinggi, yaitu angka IPM diatas 80," jelas Amalia.
Peningkatan IPM yang terus berlanjut ini mencerminkan keberhasilan pembangunan kualitas hidup masyarakat. Pada saat yang sama, capaian tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk terus mempercepat perbaikan di wilayah dan indikator yang masih memerlukan perhatian lebih, agar pembangunan tidak hanya meningkat tapi juga merata.
Capaian serupa terlihat di Papua Barat Daya. IPM provinsi ini meningkat dari 69,65 menjadi 70,55. Umur harapan hidup naik dari 70,02 menjadi 70,31 tahun, rata-rata lama sekolah dari 8,39 menjadi 8,69 tahun, harapan lama sekolah dari 13,88 menjadi 13,89 tahun, dan pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan dari Rp 8,73 juta menjadi Rp 9,07 juta per tahun.
Baca Juga: Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi
Secara nasional, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia tahun ini dengan skor 85,05, diikuti DI Yogyakarta (82,48) dan Kepulauan Riau (80,53). Ketiganya masuk dalam kategori pembangunan manusia sangat tinggi dengan nilai IPM di atas 80. "Ketiga provinsi tersebut termasuk kategori pembangunan manusia sangat tinggi, yaitu angka IPM diatas 80," jelas Amalia.
Peningkatan IPM yang terus berlanjut ini mencerminkan keberhasilan pembangunan kualitas hidup masyarakat. Pada saat yang sama, capaian tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk terus mempercepat perbaikan di wilayah dan indikator yang masih memerlukan perhatian lebih, agar pembangunan tidak hanya meningkat tapi juga merata.
(nng)
Lihat Juga :