Kemenristek Hibahkan Rp2,7 M kepada 27 Kampus untuk Berdayakan UKM
Senin, 14 September 2020 - 22:22 WIB
"Sebaran penerima hibah berdasarkan provinsi, terdiri atas Bali dengan 4 judul proposal, Lampung dengan 2 judul proposal, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2 judul proposal, Jawa Barat 1 judul proposal, Jawa Tengah 5 judul proposal, Jawa Timur 8 judul proposal, Kalimantan Selatan 2 judul proposal, Maluku 1 judul proposal, Papua 1 judul proposal, Sulawesi Selatan 2 judul proposal, dan Sumatera Selatan 1 judul proposal," jelas Bambang.
Dia juga menyebutkan bahwa penerima hibah diseleksi berdasarkan proposal yang melakukan pendaftaran. Proposal yang masuk diseleksi secara administratif dan substantif, untuk kemudian ditentukan pemenangnya.
"Terdapat 3.716 judul proposal yang mendaftar, 1.068 judul lolos administrasi dan kemudian diseleksi substansinya. Sehingga ditemukan 29 judul proposal sebagai pemenang, 27 dari perguruan tinggi," ucap Bambang. (Baca juga: Menteri Bambang 'Kuliahi' Para Dosen Soal Ketidaknyamanan Pelaku Usaha Kecil )
Sebagai informasi, program Pemberdayaan Masyarakat Program Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia Bangkit Tahun 2020 bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat PTN maupun PTS untuk berinovasi mendukung UKM dan koperasi dalam menjalankan ekonomi minim kontak (less contact economy) di masa pandemi Covid-19.
"Perguruan tinggi ditantang untuk berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi masalah UKM dan koperasi di masa pandemi Covid-19 dengan mengutamakan teknologi informasi berbasis database di era Revolusi Industri 4.0," pungkas Bambang.
Dia juga menyebutkan bahwa penerima hibah diseleksi berdasarkan proposal yang melakukan pendaftaran. Proposal yang masuk diseleksi secara administratif dan substantif, untuk kemudian ditentukan pemenangnya.
"Terdapat 3.716 judul proposal yang mendaftar, 1.068 judul lolos administrasi dan kemudian diseleksi substansinya. Sehingga ditemukan 29 judul proposal sebagai pemenang, 27 dari perguruan tinggi," ucap Bambang. (Baca juga: Menteri Bambang 'Kuliahi' Para Dosen Soal Ketidaknyamanan Pelaku Usaha Kecil )
Sebagai informasi, program Pemberdayaan Masyarakat Program Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia Bangkit Tahun 2020 bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat PTN maupun PTS untuk berinovasi mendukung UKM dan koperasi dalam menjalankan ekonomi minim kontak (less contact economy) di masa pandemi Covid-19.
"Perguruan tinggi ditantang untuk berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi masalah UKM dan koperasi di masa pandemi Covid-19 dengan mengutamakan teknologi informasi berbasis database di era Revolusi Industri 4.0," pungkas Bambang.
(ind)
Lihat Juga :