Jelang Pergantian Bos BEI, Purbaya Minta Harus Berani Sikat Penggoreng Saham

Jum'at, 02 Januari 2026 - 13:25 WIB
Menurut Purbaya, Direksi BEI yang baru harus mampu melakukan ekspansi jumlah investor secara luas, baik di segmen ritel maupun institusi, sekaligus memastikan ekosistem perdagangan berjalan secara adil dan transparan tanpa praktik manipulasi.

Berdasarkan ketentuan masa jabatan direksi bursa selama empat tahun, jajaran Direksi BEI periode 2022-2026 yang saat ini dipimpin oleh Iman Rachman akan segera mengakhiri masa tugasnya.

Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 0,34% di Awal Perdagangan 2026

Sesuai dengan siklus organisasi, Bursa Efek Indonesia dijadwalkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada bulan Juni 2026. Agenda utama dalam RUPS tersebut adalah pengangkatan Direksi baru untuk periode 2026-2030.

Proses pemilihan ini nantinya akan melibatkan penyaringan ketat melalui fit and proper test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kriteria yang disampaikan Menteri Keuangan ini diharapkan menjadi panduan bagi komite pemilihan dalam menjaring kandidat yang mampu membawa pasar modal Indonesia menuju target ambisius "Top 10 Bursa Dunia".
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!